Rapat Tahunan

Alhamdulillah pada tanggal 10 Januari 2011,  memasuki smester ke dua  tahun ajaran 2010/2011 pengurus di level Yayasan dapat bertemu dengan kepala sekolah dan dewan guru dalam rapat tahunan sebagaimana yang telah direncanakan.

Hadir dalam kesempatan Rapat Tahunan tersebut dari pihak Yayasan antara lain;  Bpk. Drs. Ust. Mashuri, Bpk Yunanto, Msi,  dan dari pihak sekolah; bpk Drs. Ahmad Nahrowi dan segenap dewan guru beserta staf TU. Sedangkan bapak Drs. Sudirman selaku investor tidak hadir karena sedang berada di luar negeri.

Dalam Rapat Tahunan tersebut, Kepala Sekolah sedikit mengulas perjuangan dan rintisan yang dilakukan pada dasawarsa pertama. Menurutnya, dalam dasawarsa pertama itu, jumlah siswa hanya 12 saja. Kemudian pada tahun berikutnya, dua siswa dari jumlah tersebut pindah ke Medan dan Cirebon. Perjuangan yang mirip dengan Laskar Pelangi.

Tinggallah 10 siswa yang bertahan dan menjadi cikal bakal perkembangan siswa selanjutnya yang kini berjumlah 234. Dasawarsa yang penuh perjuangan itu kemudian membuahkan hasil dengan prestasi dan peningkatan jumlah siswa yang cukup signifikan. Memasuki dasawarsa ke dua, SDIT AL-Muzzammil kinipun telah mendapatkan akreditasi A.

Kepala Sekolah dalam Rapat Tahunan tersebut juga mengatakan bahwa dalam perkembangan ke depan, SDIT Al-Muzzammil perlu memperhatikan tidak saja kwantitas siswa namun harus dibarengi dengan kwalitas yang berbasis pada character building yang menjadi bekal mental dan emosional siswa ke depan. Maka perlu empowerment di sisi Sumber Daya Manusia yang terkait langsung dalam kaitannya dengan penegelolaan pendidikan di SDIT Al-Muzzammil. Karena menurutnya, kesuksesan sebuah institusi itu sangat berkorelasi terhadap SDM. SDM mumpuni, maka kesuksesanpun dapat diraih.

Termin ke dua Rapat Tahunan itu dilanjutkan oleh Ust. Drs. Mashuri. Beliau mengemukakan bahwa ada empat hal penting yang menjadi unsur penopang kemajuan sekolah. Unsur-unsur tersebut adalah: siswa, wali murid, kepala sekolah/guru dan fasilitator.

Beliau juga menyinggung perihal manajemen sebagai bagian penting untuk meraih kesuksesan sebuah sekolah. Beliau mengutif sebuah ayat Qur’an yang menurutnya menjadi inti manajemen. “Wal tanzur Nafs ma qaddamat Ligod”

Kita telah diberikan aqal sebagai modal dasar untuk melakukan perbaikan dalam segala bidang. Dengan aqal inilah kita harus membangun SDIT sehingga memiliki citra dan kepercayaan(trust) di masyarakat dan bukan sebaliknya mistrust.

Dalam kaitan pengelolaan dan manajemen pendidikan di SDIT menurutnya, guru perlu dievaluasi oleh sekolah secara kontinyu. Guru diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam mengemban amanah. Untuk peningkatan manejemen, beliau memberikan input agar pihak penyelenggara pendidikan membuat Grafik Peningkatan/Penurunan Prestasi siswa. Hal ini dimaksudkan agar secara historis, pihak sekolah mampu melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang terjadi dalam proses penyelenggraan pendidikan.

Menutup pembicaraan dalam Rapat tersebut, Ust. Drs. Nashyri yang sekaligus menjadi sesepuh di Yayasan itu mengingatkan sebuah jargon  mantan menteri penerangan pada masa Orde Baru, Ali Murtopo dengan KIS. Koordinasi, Integrasi dan Sinkronisasi. Dengan slogan ini, beliau berharap menjadi sebuah motivasi segar yang mampu membangun semangat menejemen dengan nilai kedisiplinan yang tinggi sehingga SDIT mampu go public dan go internasional.

Selanjutnya, Bapak Yunanto, Msi yang mewakili Bapak Drs. Sudirman Boer menyampaikan beberapa point penting. Beliau mengawali dengan bercerita singkat tentang keberhasilan anaknya memasuki dan menjadi siswa Sekolah Favorit Insan Cendekia. Menurutnya keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras para guru di SDIT yang dulu mengajarnya.

Beliau melanjutkan dengan mengutip sebuah ayat yang menjadi motivasi kuat bagi pribadi maupun untuk para guru SDIT. “Man Jahada fina Lanahdiyana Subulana.”

Dari kutipan ayat itulah kemudian beliau mengharap kepada para penyelenggara pendidikan di SDIT Al-Muzzammil memiliki spirit dengan niat yang kuat mengacu pada visi awal berdirinya sekolah. Menurutnya, ada tiga hal penting yang patut dicatat oleh SDIT dalam pengelolaan dan penyelanggaraan pendidikan. Hal dimaskud adalah; Sarana dan Prasarana (Hardware), sistem (software), dan Manusia (Brainware).

Beliau menekankan pentingnya SDIT membuat statistik kelulusan untuk dijadikan sebagai acuan dan melihat apa saja yang sudah dicapai oleh sekolah dalam kurun waktu tertentu.

Kemudian bapak Yunanto, Msi yang juga sebagai Ketua Komite Sekolah di Labschool Jakarta ini mengingatkan agar para guru dan yayasan tidak melupakan misi awal berdirinya sekolah ini untuk tetap peduli dengan kaum dhuafa.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s